“Sound”

Suara dengarkanlah aku… apa kabarnya pujaan hatiku….
aku disini menunggunya masih berharap di dalam hatinya….

Thanks for my brother for the song and the “genjrengan” of the guitar….. he…he…he… nice try…. very touching…

Satu Tanggapan ke ““Sound””

  1. chova Berkata:

    Waduuuh……….ternyata jeng penpenk suka juga ma ijo royo-royo hehehe………ijo daun maksude!Ga’ kalah ma murid-murid ane!!Eh jeng, howaya? kapan double?hehe..itu lagi, itu lagi. O ya, munculin koment gimana se? bosen ane liat blog ndiri. Masak comment2 yang masuk ga’ tampak? jadi ga’ meriah kayak punya jeng penk ni…gimana duong?helpfully u can help me,please………see ya!

Tinggalkan Balasan